Serangkaian penembakan misterius di Jayapura telah menewaskan satu orang dan beberapa lainnya luka-luka. Dua sepeda motor dan sebuah mobil juga ikut menjadi sasaran kebrutalan gerombolan yang diduga bersenjata laras panjang itu.

Berikut nama korban dalam penembakan yang terjadi pada Minggu 28 November 2010 ini :

1. Alex Nongka
Lahir: Manado 12 November 1965.
Luka tembak di lengan kanan.

2. Vernal Nongka
Lahir: Manado 12 Oktober 2000.
Luka tembak jari tengah kiri

3. Bahar
Lahir: Bone 5 Oktober 1945
Luka tembak di atas tangan kanan.

4. Riswandy Junus
Lahir: Ternate, 18 Agustus 1975
Meninggal dunia

5. Dian Novita (istri Riswandy)
Luka tembak di tangan kanan

6. Deby Diana (26 tahun)
Luka tembak di lengan kanan

Kronologi aksi penembakan Riswandy bersama istrinya Dian Novita terjadi saat mereka melintas dengan sepeda motor dari arah Abepura hendak menuju Koya. Pasangan ini ke berencana ke Koya untuk memancing. Namun, setibanya di sekitar Kampung Nafri, tiba-tiba dihadang 4 orang dengan senjata api.

Empat orang tak dikenal itu kemudian menembak pasangan suami istri itu. Dian Novita terkena tembakan di bagian tangan kanan dan helm yang dipakainya berlubang. Sedangkan Riswandy ditembak di bagian dada dan saat itu juga tewas di tempat.

Setelah menembak, kelompok tak dikenal itu menghilang masuk ke hutan. Sementara pasangan suami istri kemudian diusung oleh warga yang kebetulan melintas, menuju RS Abepura.

Tidak berapa lama kemudian, Empat orang tak dikenal dengan senjata api itu ternyata kembali melakukan penghadangan dan penembakan. Kali ini terhadap Deby Diana 26 Tahun, warga Kamkey Abepura. Ia saat itu hendak berwisata ke Pantai Holtekamp dengan sepeda motor dengan nopol DS 5049 AD.
Deby ditembak di lengan kanan. Setelah menembak, para pelaku kembali menghilang di tengah hutan. Sementara korban  Deby Diana saat ini di rawat di Puskesmas Koya.

Tidak lama berselang kelompok bersenjata itu kembali menembaki mobil yang melintas. Salah satunya mobil berisi Alex Nongka dan Vernal Nongka. Setelah menembak, mereka  kemudian menghilang dan tak muncul lagi.

Atas serangkaian kasus penembakan ini, polisi telah memeriksa dua orang yakni Asmad Mulub, sopir truk sampah dan Yadi, 52 tahun. Polisi sendiri belum bisa menyimpulkan siapa pelaku penembakan ini.

sumber : VIVAnews



Artikel Terkait:

0 Komentar

Post a Comment