Laga matchday keenam penyisihan Grup G Liga Champions antara AC Milan dan Ajax Amsterdam yang berlangsung di San Siro, Rabu (8/12) lalu menjadi partai terakhir yang dilakoni wasit Claus Bo Larsen di kancah Eropa. Pasalnya, usia pengadil kelahiran Odense, Denmark itu telah menginjak 45 tahun per 28 Oktober lalu. Alhasil, sejak dirinya didaulat menjadi wasit FIFA
pada 1996, Bo Larsen telah menjadi wasit selama hampir 14 tahun dan melakoni 91 partai internasional.

Yang menarik, seperti yang dikatakannya kepada harian Denmark, Ekstra Bladet, Bo Larsen yang merupakan salah satu dari sekian wasit kelas top FIFA, menunjuk mantan bintang Manchester United yang kini berkostum Real Madrid, Cristiano Ronaldo, sebagai pemain tercurang, paling mengganggu dan menjengkelkan.

Di mata Bo Larsen, CR7 kerapkali menipu wasit untuk mendapatkan tendangan bebas. Saking jengkelnya dengan sikap Ronaldo, Bo Larsen pun harus pasang kuda-kuda menjelang laga yang diikuti Ronaldo. Ia selalu berusaha mendapatkan hadiah tendangan bebas dengan mudah (curang), terutama saat bermain di kandang. 

Karenanya, sebelum pertandingan dimulai kami (ofisial pertandingan) selalu berdiskusi tentang begitu mudahnya ia terjatuh (guna mendapatkan free-kick), terang Bo Larsen.

Dari catatan Liputanbola, Bo Larsen dua kali menjadi wasit Liga Champions tatkala Ronaldo masih berseragam Setan Merah. Kebetulan, kedua partai digelar di Old Trafford. Pertama, matchday kelima penyisihan Grup F di musim 2007-08 saat MU menekuk Sporting Lisbon 2-1, 27 November 2007. Ketika itu Ronaldo mencetak gol penentu kemenangan MU di injury time. Kedua, ketika MU unggul 1-0 atas Arsenal di leg pertama semifinal musim 2008-09 lewat gol John OShea di menit ke-17.

Kami tahu jika kami tidak boleh bias (tertipu) menyikapi aksinya, karena itu kami selalu menyiapkan diri. Sejatinya, ia memulai pertandingan dengan cara yang bersih. Akan tetapi, ketika ia terjatuh setelah gagal mendapatkan tendangan bebas, ia pun menoleh kepada saya seraya tersenyum. Sebab, ia tahu triknya tidak berhasil mengelabui kami, tegas Bo Larsen yang di musim ini kembali bertemu dengan Ronaldo ketika Los Merengues menang tipis 1-0 di kandang Auxerre di matchday kedua penyisihan Grup G, 28 September lalu.

Yang menarik, Bo Larsen justru memuji setinggi langit sikap dan tindakan mantan bos Ronaldo di Old Trafford, Sir Alex Ferguson. Saya punya hubungan yang baik dengan Ferguson, meskipun ia sering kali menggerutu dan berteriak kepada kami. Saya tidak melupakan tindakannya yang menghampiri saya seusai laga Liga Champions di Old Trafford (lawan Arsenal). Ia memuji penampilan saya sebagai aksi wasit terbaik dalam beberapa tahun. Menyenangkan mendengar pujiannya, pungkas Bo Larsen.

sumber : id.news.yahoo.com



Artikel Terkait:

0 Komentar

Post a Comment